JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Diskopukmnakertrans) secara resmi membuka gelaran Job Fair Jepara 2026. Acara yang menjadi bursa kerja terbesar di Bumi Kartini tahun ini dipusatkan di Gedung Shima, Kompleks Kantor Bupati Jepara, mulai Jumat (8/5/2026). Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah dalam menyediakan akses lapangan kerja bagi ribuan pencari kerja lokal.
Bupati Jepara, H. Witiarso Utomo, membuka langsung kegiatan ini didampingi jajaran Forkopimda dan kepala perangkat daerah terkait. Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa ketersediaan lowongan yang mencapai 2.145 posisi dari 21 perusahaan menunjukkan dinamika ekonomi Jepara yang semakin beragam dan inklusif.
Sektor Industri Beragam dan Inklusivitas Disabilitas
Perusahaan peserta job fair tahun ini datang dari berbagai latar belakang industri, mulai dari manufaktur, furnitur, tekstil, ritel, jasa, telekomunikasi, hingga industri kreatif dan kecantikan. Hal menarik pada gelaran kali ini adalah adanya komitmen kuat terhadap dunia kerja yang inklusif dengan tersedianya lowongan khusus bagi penyandang disabilitas.
”Penyandang disabilitas harus memperoleh kesempatan yang sama untuk berkarya. Saya sangat mengapresiasi perusahaan yang telah membuka ruang bagi mereka. Ini adalah bagian dari upaya kita menciptakan keadilan dalam dunia kerja,” tegas Bupati Witiarso Utomo.
Pesan untuk Generasi Muda: Disiplin dan Adaptasi
Kepada para pencari kerja, khususnya lulusan baru (fresh graduate), Bupati berpesan agar tidak hanya mengandalkan ijazah formal. Ia menekankan pentingnya integritas, kedisiplinan, dan kemampuan untuk terus belajar di lingkungan baru. Menurutnya, pekerjaan pertama merupakan pintu gerbang menuju kesempatan yang jauh lebih besar di masa depan.
”Dunia kerja saat ini sangat kompetitif dan membutuhkan kemampuan beradaptasi yang cepat. Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, dan jangan pernah takut untuk memulai karier dari bawah,” tambahnya.
Digitalisasi Layanan Tenaga Kerja
Kepala Diskopukmnakertrans Kabupaten Jepara, Zamroni Leztiaza, menambahkan bahwa pelaksanaan bursa kerja kini semakin modern dengan integrasi teknologi informasi. Seluruh proses pendaftaran lowongan dan pencari kerja dilakukan melalui platform digital yokerja.jepara.go.id. Sistem ini memungkinkan pencari kerja mendapatkan barcode khusus untuk akses masuk ke area job fair.
Selain mempermudah pendataan, platform tersebut juga berfungsi sebagai pusat layanan pembuatan Kartu AK-1 serta info kerja online bagi masyarakat. Melalui sinergi antara pemerintah dan dunia usaha ini, Pemkab Jepara optimis visi “Jepara Karya” dapat terwujud, memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
TEKAN ANGKA PENGANGGURAN, JOB FAIR JEPARA 2026 BUKA 2.145 LOWONGAN KERJA MULTISEKTOR

Tinggalkan Balasan