JEPARA – Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Kartini Jepara saat sebanyak 1.541 calon jemaah haji asal Kabupaten Jepara mulai diberangkatkan menuju Asrama Haji Donohudan, Boyolali. Pemberangkatan untuk musim haji 1447 Hijriah/2026 ini menandai awal perjalanan panjang para tamu Allah sebelum bertolak menuju Tanah Suci.
Proses pemberangkatan dilakukan secara bertahap melalui lima kelompok terbang (kloter) yang berbeda. Secara rinci, kloter 36 membawa 164 jemaah, kloter 37 sebanyak 355 jemaah, kloter 38 berjumlah 353 jemaah, kloter 39 sebanyak 355 jemaah, dan terakhir kloter 40 terdiri atas 314 jemaah.
Dominasi Jemaah Perempuan dan Fokus Lansia
Kepala Subbagian Tata Usaha Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jepara, Zubed Siamun Jihad, mengungkapkan bahwa komposisi jemaah tahun ini memiliki karakteristik khusus. Jemaah didominasi oleh kaum perempuan yang mencapai jumlah 854 orang, sementara jemaah laki-laki tercatat sebanyak 687 orang.
Selain faktor gender, kategori usia juga menjadi perhatian serius pemerintah. Terdapat ratusan jemaah lanjut usia (lansia) yang masuk dalam daftar pemberangkatan, dengan rincian 296 jemaah berusia antara 65 hingga 79 tahun, serta 51 jemaah lainnya yang telah melampaui usia 80 tahun.
Komitmen Layanan Ramah Lansia dan Disabilitas
Penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 ini mengusung misi besar yaitu pemberian layanan yang ramah terhadap lansia, disabilitas, dan perempuan. Zubed menegaskan bahwa tim pendamping akan bekerja secara intensif untuk menjamin keamanan serta kenyamanan jemaah selama menunaikan ibadah.
”Pendampingan dilakukan secara intensif, terutama bagi jemaah lansia dan perempuan,” ujar Zubed saat prosesi pemberangkatan kloter 40 pada Senin (4/5/2026) pagi.
Harapan dan Doa dari Bupati Jepara
Ritual pemberangkatan dimulai dengan doa bersama, diikuti dengan kumandang azan dan ikamah yang menambah kesakralan momen tersebut. Bupati Jepara, Witiarso Utomo, hadir secara langsung untuk menyampaikan doa dan harapan besarnya.
Bupati berharap seluruh jemaah diberikan kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Arab Saudi dan dapat kembali ke tanah air dengan selamat. Selain itu, beliau menitipkan doa agar Kabupaten Jepara senantiasa menjadi daerah yang makmur, unggul, lestari, dan religius melalui wasilah doa para jemaah di tempat-tempat mustajab.
PEMBERANGKATAN 1.541 JEMAAH HAJI JEPARA: LAYANAN RAMAH LANSIA JADI PRIORITAS UTAMA

Tinggalkan Balasan