BUPATI JEPARA DORONG POTENSI WISATA DAN EKONOMI PAKISAJI LEWAT PROGRAM BUPATI NGANTOR DI DESA

JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara terus menunjukkan komitmen kuat untuk memajukan roda perekonomian daerah melalui optimalisasi potensi lokal yang tersebar di tingkat desa. Penjabat (Pj) Bupati Jepara, Witiarso Utomo, didampingi oleh Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar beserta jajaran dinas terkait, melaksanakan program inovatif “Bupati Ngantor di Desa” dengan mengunjungi dua wilayah strategis di Kecamatan Pakisaji, yaitu Desa Tanjung dan Desa Slagi. Kunjungan lapangan ini dirancang secara khusus untuk mendorong percepatan pembangunan ekonomi kerakyatan sekaligus mengidentifikasi serta memetakan potensi wisata baru di wilayah setempat.
​Dalam agenda pertamanya di Desa Tanjung, Bupati meresmikan sarana baru berupa Rumah Produksi Gula Aren Tanjung yang dikelola oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Sekar Melati. Produk gula aren dari wilayah ini sudah lama dikenal luas sebagai “emas manis” oleh masyarakat sekitar karena memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi serta kualitas rasa yang unggul. Saat ini, kemampuan kapasitas produksi dari kelompok usaha lokal tersebut baru mencapai kisaran 50 kwintal per hari. Namun, pemerintah daerah memproyeksikan angka ini mampu melonjak drastis hingga mencapai 300 kwintal per hari melalui berbagai intervensi nyata, termasuk penyaluran bantuan peralatan panen modern dan perbaikan infrastruktur produksi.
​Bupati menyampaikan apresiasi mendalam terhadap sistem pembagian peran kerja yang harmonis di desa ini, di mana kaum pria bertugas memanen nira langsung dari pohon aren, sedangkan kaum wanita fokus mengolahnya menjadi komoditas siap jual. Pola kerja sama komunal ini terbukti efektif menghasilkan produk bermutu tinggi. Pemerintah daerah berjanji akan terus mendampingi kelompok tani ini agar kesejahteraan para pengrajin gula aren meningkat signifikan.
​Setelah meninjau sektor industri kreatif di Desa Tanjung, rombongan bupati segera bertolak menuju Desa Slagi untuk membuka ruang dialog terbuka dengan para petinggi desa dan tokoh masyarakat. Fokus pembahasan utama dalam forum ini tertuju pada rencana pengembangan paket wisata alam terpadu Pandan Arum yang sebelumnya telah digagas dan diusulkan aktif oleh warga lokal. Kawasan wisata ini diposisikan menjadi sangat prospektif karena mengintegrasikan nilai edukasi dan kemandirian ekonomi lewat peran Sekolah Rakyat serta Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
​Mengakhiri kunjungannya, Bupati menginstruksikan kepada pihak penanggung jawab (Person in Charge/PIC) di Kecamatan Pakisaji untuk segera menyusun kajian kelayakan yang mendalam guna mengemas kawasan tersebut menjadi destinasi unggulan. Melalui integrasi pariwisata terpadu, wilayah Pakisaji diharapkan bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi mandiri baru yang membanggakan bagi seluruh Kabupaten Jepara. Bupati juga berpesan agar warga selalu aktif berpartisipasi menjaga kelestarian lingkungan demi keberlanjutan program jangka panjang ini.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *