JEPARA – Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Cabang Jepara secara resmi menggelar Seminar Nasional sekaligus Pengukuhan Pengurus Periode 2026–2029. Agenda penting yang bertempat di Pendopo R.A. Kartini Kabupaten Jepara pada Sabtu (27/6/2026) ini menjadi tonggak strategis dalam reposisi kepemimpinan serta peningkatan kapasitas kader guna memperkuat keterlibatan aktif perempuan dalam pembangunan daerah.
Seminar nasional kali ini mengusung tema besar “Kaderisasi dan Konsolidasi Gerakan Perempuan Meningkatkan Resiliensi Akar Rumput Menuju Kesejahteraan”. Melalui tema tersebut, KPI Jepara menegaskan pentingnya penguatan kapasitas, kolaborasi lintas sektor, serta kepemimpinan perempuan dalam mendorong kesejahteraan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan.
Bupati Jepara, H. Witiarso Utomo, yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jepara, Anjar Jambore Widodo, menyampaikan ucapan selamat yang mendalam kepada seluruh pengurus KPI Cabang Jepara yang baru dikukuhkan. Pihak pemerintah daerah menaruh harapan besar agar kepengurusan yang baru mampu menjadi garda terdepan dalam memperkuat hak-hak perempuan sekaligus memperluas kemanfaatan organisasi bagi masyarakat luas.
Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakannya, Anjar menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya seminar nasional tersebut. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak semata-mata diukur dari kemajuan infrastruktur fisik dan ekonomi, tetapi juga harus ditinjau dari aspek kualitas sumber daya manusia, terutama kaum perempuan sebagai pilar peradaban.
”Kehadiran KPI diharapkan mampu menjadi mitra strategis dalam memperkuat modal sosial untuk mendukung terwujudnya visi Jepara MULUS, yaitu Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius,” ujar Anjar di hadapan para hadirin.
Bupati juga menegaskan bahwa perempuan memiliki peran domestik sekaligus publik yang sangat strategis. Perempuan tidak hanya bertindak sebagai ibu dalam keluarga, melainkan juga sebagai pelaku pendidikan, penggerak roda ekonomi, pengambil keputusan, serta agen perubahan yang mampu membawa solusi aplikatif bagi berbagai problematika sosial di masyarakat.
Mengingat tantangan masa depan yang kian kompleks—mulai dari isu kekerasan berbasis gender hingga dinamika sosial lainnya—sinergi kokoh antara pemerintah daerah dan organisasi perempuan seperti KPI dinilai sangat krusial. Kolaborasi ini diperlukan untuk memperkuat lini perlindungan, pendampingan hukum, edukasi, serta pemberdayaan ekonomi agar perempuan Jepara semakin mandiri.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Hj. Nanik, mengungkapkan bahwa gerakan perempuan masa kini telah bergeser ke arah yang lebih progresif. Perempuan tidak lagi sekadar menuntut kesetaraan gender, tetapi juga membuktikan peran nyata dalam kepemimpinan, ketahanan keluarga, kemandirian ekonomi, serta keberanian mengambil peran strategis di ruang publik.
Pengukuhan Pengurus KPI Cabang Jepara periode 2026–2029 ini dipimpin langsung oleh Ny. Elia Witiarso Utomo. Melalui nakhoda baru ini, KPI Jepara diharapkan menjelma sebagai ruang kolaborasi inklusif yang melahirkan perempuan-perempuan tangguh, mandiri, dan berdaya saing tinggi demi kemajuan Jepara yang berkeadilan.
KPI JEPARA KUKUHKAN PENGURUS BARU, PERKUAT PERAN PEREMPUAN SEBAGAI MITRA STRATEGIS PEMBANGUNAN

Tinggalkan Balasan