JEPARA – Langkah nyata dalam memperkuat kemandirian ekonomi dan wadah kreativitas anggota ditunjukkan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Jepara. Pada Jumat (6/11/2026), DWP Jepara secara resmi meluncurkan program usaha terbaru bertajuk KOPI JADUL By DWP Kreatif.
Peluncuran yang berlangsung meriah di depan Kantor Sekretariat DWP Kabupaten Jepara ini diresmikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara, Ary Bachtiar, didampingi Ketua DWP Kabupaten Jepara, Ny. Ary Bachtiar.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha daerah, DWP Jepara tidak berjalan sendiri. Dalam peluncuran ini, mereka menggandeng sebanyak 50 mitra Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Kolaborasi strategis tersebut menjadi ruang efektif untuk memperluas jangkauan pemasaran sekaligus memperkenalkan berbagai produk unggulan masyarakat Jepara secara lebih luas.
Acara peresmian ini turut dihadiri oleh jajaran kepemimpinan Pemkab Jepara, termasuk para kepala perangkat daerah, kepala bagian Sekretariat Daerah, serta staf ahli. Kehadiran mereka menjadi dorongan moral bagi pengurus dan anggota DWP dalam mengembangkan program-program pemberdayaan ekonomi berkelanjutan.
KOPI JADUL By DWP Kreatif dirancang tidak hanya sebagai unit usaha, tetapi juga sarana produktif anggota. Melalui pengelolaan ekonomi secara kreatif, DWP Jepara bertekad memperkuat finansial organisasi secara mandiri.
Dalam arahannya, Sekda Jepara Ary Bachtiar menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi seluruh pihak yang menyukseskan peluncuran ini. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan inovasi agar ide-ide segar dari anggota DWP terus bermunculan dan ditindaklanjuti.
“Terima kasih kepada teman-teman semua yang telah meramaikan KOPI JADUL ini. Saya berharap kreativitas anggota DWP Jepara tidak berhenti sampai di sini. Jika ada ide-ide kreatif dari anggota, segera didiskusikan dan dikembangkan,” tutur Ary Bachtiar.
Ary Bachtiar juga menambahkan harapannya agar DWP Jepara mampu menopang berbagai operasional kegiatannya sendiri melalui hasil usaha mandiri tersebut. “Semoga ke depan DWP Jepara semakin mandiri, sehingga kegiatan-kegiatan DWP dapat dibiayai sendiri melalui anggaran dari hasil kemandirian DWP,” ungkapnya.
Guna menstimulasi antusiasme pengunjung, panitia membagikan voucher belanja sebesar Rp10.000 kepada calon pembeli di sekitar area Sekretariat Daerah. Langkah ini terbukti efektif menarik perhatian warga serta pegawai Pemkab untuk meramaikan lapak UMKM dan unit usaha DWP.
Inisiatif peluncuran KOPI JADUL diharapkan menjadi pemantik semangat wirausaha, mempererat rasa kebersamaan, serta mewujudkan DWP Kabupaten Jepara yang berdaya, kreatif, dan mandiri.

Tinggalkan Balasan