WAKIL BUPATI JEPARA SILATURAHMI JUMAT BERANGKAT DI MASJID NURUL FALAQ, TEKANKAN TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA

JEPARA – Sebagai salah satu sarana strategis untuk bersilaturahmi dengan masyarakat sekaligus ajang menyerap aspirasi secara langsung, Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar (Gus Hajar), melaksanakan kegiatan rutin “Jumat Berangkat” (bertemu masyarakat). Kegiatan formal yang dikemas secara dialogis ini berlokasi di Masjid Nurul Falaq, Desa Datar, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, pada Jumat (3/7/2026).
​Sebelum menghadiri kegiatan di masjid, Gus Hajar menyempatkan diri untuk mengunjungi Gereja ST Yohanes Baptista Mayong. Kedatangan orang nomor dua di Kabupaten Jepara ini disambut dengan penuh kehangatan oleh Ketua Lingkungan Gereja, Leo Turnip, beserta para jemaat gereja yang hadir. Kunjungan ke rumah ibadah umat Kristiani ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan.
​Gus Hajar mengatakan bahwa kegiatan Jumat Berangkat ini didesain khusus sebagai wadah interaksi inklusif dengan masyarakat Kecamatan Mayong, khususnya warga Desa Datar. Momentum ini dimanfaatkan oleh jajaran pemerintah daerah untuk menyampaikan berbagai program informasi pembangunan, sekaligus mendengar keluh kesah dan aspirasi yang sedang berkembang di tengah-tengah komunitas masyarakat setempat.
​Menurut Gus Hajar, jalinan silaturahmi dari jajaran pemerintah tidak boleh hanya terbatas pada umat Muslim saja, melainkan harus merangkul seluruh pemeluk agama yang ada di Jepara. “Kami tetap melibatkan seluruh agama yang ada di Kabupaten Jepara untuk membangun Jepara yang Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius (MULUS). Ini juga sebagai bentuk nyata dalam menjaga kerukunan antar umat beragama,” tegas Gus Hajar dalam sambutannya.
​Seusai kunjungan dari gereja, Wakil Bupati bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Masjid Nurul Falaq Desa Datar. Setibanya di lokasi, masyarakat dan jamaah sudah berjejer rapi di pinggir jalan menyambut kehadiran Gus Hajar. Di sepanjang jalan tersebut, terdapat sekitar 10 stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) milik warga. Gus Hajar secara spontan menghampiri stan-stan tersebut dan memborong produk mereka masing-masing senilai 200 ribu rupiah untuk kemudian dibagikan kembali kepada warga sekitar.
​Sebelum menunaikan ibadah Salat Jumat berjamaah, Gus Hajar menyempatkan diri berdialog santai guna memperkuat sinergi antara masyarakat dan pemerintah. Terkait pembangunan infrastruktur, Gus Hajar juga memaparkan bahwa pemerintah daerah tengah fokus memperbaiki jalan di Kecamatan Mayong yang mencakup 6 ruas jalan dengan total anggaran mencapai 21,63 miliar rupiah.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *