JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara secara resmi memulai langkah besar dalam transformasi digital layanan perpajakan daerah.
Bupati Jepara, H. Edy Supriyanta (Mas Wiwit), baru saja meresmikan sistem pembayaran Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) khusus sektor perhotelan dan rumah kos melalui layanan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).
Peluncuran inovasi ini dilaksanakan di Kos Griya Hafizza 2, Desa Tunggul Pandean, Kecamatan Nalumsari pada Senin, 11 Mei 2026. Inisiatif ini menandai babak baru sebagai langkah digitalisasi layanan pajak daerah pertama di Jepara yang bertujuan utama untuk mempermudah wajib pajak sekaligus memperkuat transparansi serta akurasi data fiskal daerah.
Efisiensi dan Transparansi Melalui QRIS
Melalui sistem berbasis kode QR ini, para pemilik hotel dan rumah kos dapat melakukan kewajiban setor pajak dengan lebih praktis. Cukup dengan memindai satu kode QR menggunakan aplikasi mobile banking atau dompet digital, proses pembayaran dapat diselesaikan seketika tanpa perlu prosedur manual yang rumit. Selain memanjakan wajib pajak, metode ini diharapkan mampu mempercepat arus setoran pajak langsung ke kas daerah secara real-time.
Bupati Jepara menegaskan bahwa penerapan pembayaran berbasis digital ini adalah strategi vital pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Lebih dari itu, langkah ini merupakan upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna menyokong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Dorongan untuk Pelaku Usaha
Mas Wiwit menghimbau kepada seluruh pelaku usaha di sektor perhotelan dan rumah kos agar proaktif mendaftarkan usaha mereka ke BPKAD Jepara. Kepatuhan administrasi sangat diperlukan agar pengelolaan pajak berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Sebagai informasi tambahan, pajak perhotelan dan rumah kos di wilayah Kabupaten Jepara dikenakan tarif tetap sebesar 10 persen. Pemerintah terus mendorong kepatuhan para pelaku usaha demi terciptanya tata kelola perpajakan yang modern, akuntabel, dan bebas dari praktik-praktik penyimpangan.
Kehadiran sistem pembayaran via QRIS ini disambut hangat oleh para pengusaha. Mereka menilai sistem ini jauh lebih cepat, hemat waktu, dan efisien dibandingkan metode konvensional. Dengan dukungan teknologi, Jepara optimis mampu menciptakan iklim usaha yang lebih sehat sekaligus mendongkrak kemandirian finansial daerah melalui sektor pariwisata dan hunian.
REVOLUSI DIGITALISASI JEPARA: PEMBAYARAN PAJAK HOTEL DAN KOS KINI LEBIH MUDAH LEWAT QRIS

Tinggalkan Balasan