JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara resmi membuka gelaran festival kopi dan wisata alam bertajuk “Sumanding KopiFest 2026” pada Jumat (22/5/2026). Bertempat di kawasan asri Hutan Pinus Buper Sumanding, acara ini sukses menarik perhatian dan antusiasme tinggi dari masyarakat setempat yang memadati lokasi sejak hari pertama.
Festival ini menawarkan konsep unik yang memadukan keindahan wisata alam, edukasi kopi, hiburan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Salah satu daya tarik utama yang paling dinantikan oleh para pengunjung adalah agenda spesial “Camping dan Ngopi Bareng Bupati Jepara”. Kegiatan ini diselenggarakan berkolaborasi dengan momentum Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Kabupaten Jepara.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar, yang akrab disapa Gus Hajar. Dalam sambutannya, Gus Hajar mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus konsisten mendukung pengembangan potensi wisata berbasis desa. Ia menilai sektor kopi lokal dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar penting dalam penguatan ekonomi daerah.
”Gotong royong bukan hanya budaya warisan leluhur, tetapi juga kekuatan sosial yang harus terus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui semangat kebersamaan, masyarakat dapat bersama-sama menjaga lingkungan, membangun desa, hingga mengembangkan potensi ekonomi lokal,” ujar Gus Hajar dalam pidatonya.
Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa Sumanding KopiFest 2026 menjadi wadah promosi nyata agar potensi lokal Jepara semakin dikenal luas. Menurutnya, festival seperti ini tidak sekadar menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, melainkan juga mesin penggerak ekonomi warga melalui sektor UMKM, pariwisata, dan wadah kreativitas bagi anak muda.
Sepanjang festival, panitia menyuguhkan berbagai rangkaian kegiatan menarik untuk memanjakan pengunjung. Di antaranya adalah pembagian 1.000 cup kopi gratis, pertunjukan live music akustik, demo barista profesional, talkshow interaktif bersama Bupati Jepara dan pakar kopi, pelatihan sangrai kopi, senam pagi, hingga pembagian doorprize.
Pengunjung juga dapat berbelanja di bazar produk UMKM dari seluruh kecamatan di Kabupaten Jepara sembari menikmati suasana berkemah di tengah sejuknya hutan pinus.
Pihak penyelenggara berharap festival ini dapat menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan cita rasa kopi khas Jepara ke kancah yang lebih luas, sekaligus memperkuat posisi Jepara sebagai destinasi wisata alternatif berbasis alam dan budaya. Sumanding KopiFest 2026 direncanakan menjadi agenda tahunan dan akan berlangsung hingga Sabtu, 23 Mei 2026.

Tinggalkan Balasan