Sinergi Membangun Jepara yang Bermartabat

Bupati Witiarso menekankan bahwa keterlibatan organisasi kemasyarakatan seperti PCNU sangat krusial dalam menjaga stabilitas sosial dan spiritual di Kabupaten Jepara. Menurutnya, pembangunan fisik berupa jalan dan lampu penerangan harus berjalan beriringan dengan pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak mulia. Oleh karena itu, kolaborasi dalam penyusunan program kerja tahun 2026 diharapkan mampu menyentuh persoalan mendasar di masyarakat, mulai dari pengentasan kemiskinan hingga penguatan ekonomi umat melalui pemberdayaan UMKM berbasis pesantren.
​”Kami ingin perencanaan pembangunan tahun depan benar-benar lahir dari aspirasi bawah. PCNU memiliki jaringan hingga tingkat ranting, sehingga mereka lebih tahu apa yang dibutuhkan warga di pelosok desa. Masukan mengenai lampu jalan dan marka tadi adalah contoh nyata betapa pentingnya dialog seperti ini,” tambah Bupati.
​Di sisi lain, Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar (Gus Hajar) dalam kesempatan yang sama mengajak seluruh badan otonom (Banom) NU, mulai dari Ansor, Fatayat, hingga IPNU-IPPNU, untuk menjadi pelopor dalam menjaga kerukunan selama bulan suci Ramadan. Gus Hajar mengingatkan agar momen Idulfitri yang akan datang disambut dengan kesederhanaan namun penuh makna kemanusiaan.
​”Pemerintah daerah berkomitmen hadir di tengah masyarakat. Bantuan logistik, santunan anak yatim, hingga perbaikan infrastruktur adalah bentuk pengabdian kami. Namun, dukungan doa dan partisipasi aktif dari para kiai dan tokoh masyarakat adalah energi utama kami dalam bekerja,” tutur Gus Hajar disambut hangat oleh para hadirin.
​Suasana semakin khidmat saat memasuki waktu berbuka puasa. Hidangan takjil sederhana dinikmati bersama tanpa sekat antara pejabat dan pengurus organisasi. Setelah sholat Magrib berjamaah, rombongan melanjutkan diskusi santai sambil menunggu waktu Isya. Dialog ini mencerminkan harmonisasi yang kuat antara umaro (pemerintah) dan ulama di Bumi Kartini.
​Kegiatan safari Ramadan ini rencananya akan terus berlanjut ke berbagai kecamatan untuk memastikan aspirasi warga terserap secara langsung. Pemerintah Kabupaten Jepara optimis, dengan perbaikan infrastruktur yang terukur dan perhatian besar pada sektor pendidikan keagamaan, Jepara akan tumbuh menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera di tahun-tahun mendatang.
​Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan keberkahan bagi seluruh rakyat Jepara, agar senantiasa diberikan kekuatan dalam menjalankan ibadah puasa hingga hari kemenangan tiba.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *