PENGUNJUNG DIDUGA DIANIAYA DI KARAOKE HOTEL LOVE IN JEPARA

Pengunjung Diduga Dianiaya di Karaoke Hotel Love In Jepara saat Ramadan, Korban Lapor ke PolisiJEPARA — Dugaan kasus penganiayaan terjadi di sebuah ruang karaoke di Hotel Love In, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, pada Sabtu (7/3/2026) sore. Seorang pengunjung dilaporkan mengalami luka setelah terlibat keributan dengan pemandu karaoke di lokasi tersebut.Insiden itu disebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB di salah satu ruangan karaoke hotel. Perselisihan antara pengunjung dan pemandu karaoke atau lady companion (LC) awalnya berlangsung adu mulut, namun situasi memanas hingga berujung pada tindakan fisik.Akibat kejadian tersebut, korban dilaporkan mengalami sejumlah luka dan memutuskan menempuh jalur hukum. Korban bersama rekan-rekannya kemudian mendatangi Markas Kepolisian Sektor (Polsek) Kota Jepara untuk melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya.Salah satu rekan korban berinisial D membenarkan langkah pelaporan tersebut. Ia menyebut pihak kepolisian telah menerima laporan awal dan mengarahkan korban untuk menjalani pemeriksaan medis.”Kami sudah di Polsek untuk melaporkan kejadian penganiayaan ini. Saat ini kami diarahkan oleh petugas untuk melakukan visum di rumah sakit sebagai bukti utama atas kekerasan yang dialami korban,” kata D melalui pesan singkat.Peristiwa ini juga memunculkan sorotan terkait operasional tempat hiburan malam selama bulan suci Ramadan. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Jepara sebelumnya telah mengeluarkan Surat Edaran Bupati Nomor 000.1.10/76 yang mewajibkan seluruh tempat karaoke menghentikan operasional sementara selama Ramadan.Adanya aktivitas karaoke saat insiden terjadi menimbulkan dugaan pelanggaran terhadap ketentuan tersebut. Sejumlah pihak menilai peristiwa ini menjadi indikasi bahwa pengawasan terhadap operasional tempat hiburan malam di Jepara masih perlu diperketat.Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait laporan penganiayaan tersebut. Hingga berita ini ditulis, manajemen Hotel Love In belum memberikan keterangan resmi terkait insiden yang terjadi maupun mengenai operasional karaoke selama masa pembatasan Ramadan.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *