
JEPARA – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jepara menggelar pertemuan rutin yang dirangkai dengan pelatihan dasar fotografi menggunakan kamera ponsel. Kegiatan ini berlangsung hangat di Ruang Rapat Diskominfo Kabupaten Jepara pada Jumat (23/10/2026).
Pelatihan ini diselenggarakan untuk memberikan wawasan teknis kepada para anggota DWP dalam memanfaatkan gadget yang mereka miliki sehari-hari agar dapat menghasilkan karya visual yang estetik dan profesional.
Dipimpin langsung oleh Ketua DWP Diskominfo Kabupaten Jepara, Kurnia Esti Budhi Sulistyawan, acara ini menghadirkan praktisi fotografi, Karisma Widya Kusuma, sebagai pemateri utama.
Dalam sambutannya, Kurnia mengapresiasi keaktifan dan antusiasme para anggota yang hadir. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersamaan serta mendorong peningkatan partisipasi pada setiap kegiatan organisasi.
“Saya berharap kekompakan ini terus terjaga dan pertemuan selanjutnya bisa dihadiri lebih banyak anggota. Pada pertemuan berikutnya, kita juga berencana menyelenggarakan materi public speaking atau keterampilan berbicara di depan umum,” ujar Kurnia.
Pada sesi materi, para peserta mendapatkan bimbingan mengenai teknik dasar pengambilan gambar menggunakan ponsel, mulai dari pengaturan komposisi visual hingga penentuan titik fokus objek. Keterampilan ini dinilai sangat praktis dan bermanfaat, khususnya bagi para anggota yang memiliki usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta memasarkan produknya secara daring.
Karisma Widya Kusuma, yang akrab disapa Ima, menjelaskan bahwa fitur-fitur bawaan pada kamera ponsel pintar sebenarnya sudah sangat memadai jika dimanfaatkan secara optimal. Salah satunya adalah fitur grid atau garis kisi.
“Dalam fotografi menggunakan ponsel, kita bisa memanfaatkan garis kisi yang tersedia pada aplikasi kamera untuk membantu mengatur komposisi dan menentukan fokus objek secara presisi,” jelas Ima.
Lebih lanjut, Ima menekankan bahwa foto produk yang menarik dan menampilkan detail secara jelas mampu meningkatkan daya tarik calon pembeli secara signifikan. Hal ini menjadi modal penting bagi pelaku UMKM digital agar konsumen mendapatkan gambaran produk yang jujur dan akurat.
Ima juga memberikan pandangannya mengenai tren penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam pembuatan foto produk. Meski AI menawarkan kemudahan, ia menyarankan agar produk kuliner atau makanan tetap dipotret secara langsung.
“AI memang sangat membantu pekerjaan kita. Namun, khusus untuk foto produk makanan, sebaiknya tetap menggunakan foto asli agar konsumen dapat melihat visual produk yang sesuai dengan kondisi sebenarnya,” ungkapnya.
Tidak hanya mendengarkan paparan teori, para anggota DWP Diskominfo Jepara juga diajak langsung melakukan praktik fotografi menggunakan ponsel masing-masing. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat menerapkan teknik-teknik yang dipelajari untuk mendukung dokumentasi kegiatan organisasi maupun mempromosikan produk usaha keluarga di platform digital.

Tinggalkan Balasan