PERSIJAP JEPARA TUMBANG DI KANDANG, PERSIJA JAKARTA CURI POIN PENUH DALAM LAGA DRAMATIS

​JEPARA – Stadion Gelora Bumi Kartini menjadi saksi bisu kekalahan pahit Persijap Jepara saat menjamu Persija Jakarta dalam lanjutan pekan ke-31 BRI Super League, Senin (04/05/2026) malam. Meski tampil di hadapan pendukung sendiri dan didukung ribuan warga melalui acara nonton bareng (nobar), tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu harus menyerah dengan skor meyakinkan 0-2.
​Atmosfer pertandingan terasa sangat panas sejak peluit pertama dibunyikan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara bahkan memfasilitasi antusiasme warga dengan menggelar nobar di dua lokasi strategis, yakni Videotron Alun-alun 1 Jepara dan Gedung Wanita. Ribuan suporter yang hadir tampak sangat bersemangat memberikan dukungan moral bagi tim kebanggaan mereka.
​Dominasi Tim Tamu dan Perlawanan Sengit
​Di awal babak pertama, kedua tim bermain terbuka. Namun, Persija Jakarta yang memiliki kematangan strategi perlahan mulai mengambil alih kendali permainan. Melalui sisi sayap, tim Macan Kemayoran berulang kali merepotkan barisan pertahanan tuan rumah. Peluang emas pertama tercipta di menit ke-15 melalui tendangan bebas Fabio Calonego, namun ketangguhan kiper Persijap, Sendri Johansyah, masih mampu mematahkan peluang tersebut.
​Persijap tidak tinggal diam. Pada menit ke-27, Jose Luis Espinosa nyaris memecah kebuntuan lewat sundulan memanfaatkan umpan lambung dari situasi bola mati. Sayangnya, akurasi sundulan yang kurang sempurna membuat bola melenceng tipis. Skor kacamata 0-0 bertahan hingga turun minum.
​Momen Krusial di Babak Kedua
​Memasuki babak kedua, Persijap tampil lebih agresif. Wahyu Hamisi sempat mengancam lewat tendangan jarak jauh, namun bola masih melambung di atas mistar. Momentum emas kembali hadir di menit ke-62 saat lini belakang Persija melakukan kesalahan, tetapi kegagalan koordinasi di lini depan Persijap membuat peluang tersebut terbuang sia-sia.
​Kegagalan memanfaatkan peluang harus dibayar mahal oleh Persijap. Hanya berselang dua menit, tepatnya di menit ke-64, Rayhan Hannan sukses memecah kebuntuan bagi Persija. Ia menyambar bola rebound di dalam kotak penalti dengan tendangan keras yang tak terbendung oleh Sendri Johansyah. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan tim tamu.
​Serangan Balik Mematikan di Penghujung Laga
​Berupaya mengejar ketertinggalan, Persijap terus menekan habis-habisan di sisa waktu pertandingan. Namun, keasyikan menyerang justru menjadi bumerang. Di masa injury time (menit ke-90+8), Persija melancarkan serangan balik kilat yang mematikan. Gustavo Almeida dengan tenang melewati Sendri Johansyah dan menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong.
​Gol tersebut sekaligus mengunci kemenangan 2-0 untuk Persija Jakarta. Dengan hasil ini, Persijap Jepara gagal mengamankan poin penuh di kandang dan harus puas tertahan di peringkat ke-14 klasemen sementara dengan raihan 31 poin. Kekalahan ini menjadi evaluasi besar bagi tim pelatih untuk menatap laga-laga krusial berikutnya demi menjauh dari zona degradasi.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *