PEMKAB JEPARA GENJOT PENATAAN PJU BERTAHAP, WUJUDKAN JALAN LEBIH TERANG DAN AMAN

Pemerintah Kabupaten Jepara terus menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan standar infrastruktur publik, khususnya pada sektor penerangan jalan umum (PJU). Upaya intensif ini dilakukan secara bertahap sepanjang tahun 2026 sebagai langkah konkret untuk mewujudkan mobilitas masyarakat yang lebih aman, nyaman, dan meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas maupun tindak kriminalitas di malam hari. Program penataan ini semakin optimal menyusul adanya dukungan bantuan signifikan dari pemerintah pusat yang mulai direalisasikan pada April 2026.
​Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jepara, Deni Hendarko, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan percepatan di lapangan dengan pendekatan skala prioritas. Mengingat bantuan yang diterima dari pemerintah pusat bersifat bertahap dan jumlahnya menyesuaikan kebutuhan yang ada, maka eksekusi di lapangan dilakukan secara selektif pada titik-titik yang selama ini dinilai paling minim penerangan atau memiliki tingkat kerawanan tinggi.
​“Karena bantuan yang diterima masih sebagian, penanganannya kami lakukan secara bertahap. Fokus utamanya adalah memastikan titik-titik yang selama ini gelap bisa segera tertangani dan mendapatkan penerangan yang layak,” ujar Deni saat memberikan keterangan di Jepara, Senin (13/4).
​Pada tahap awal realisasi tahun ini, pemasangan lampu PJU diprioritaskan pada ruas jalan strategis yang menghubungkan wilayah perbatasan Kecamatan Pecangaan hingga Tahunan. Kawasan sekitar Desa Ngabul menjadi fokus utama karena intensitas mobilitas kendaraan di jalur tersebut sangat tinggi, namun kondisi penerangannya sempat menjadi kendala bagi pengguna jalan. Total bantuan yang dikucurkan mencakup sekitar 60 unit lampu PJU berteknologi modern.
​Deni menambahkan bahwa mekanisme proyek ini sepenuhnya dijalankan oleh pemerintah pusat, mulai dari perencanaan teknis, pembangunan pondasi, instalasi jaringan listrik, hingga sistem manajemen pengamanan energi. Pihak Pemerintah Kabupaten Jepara dalam hal ini berperan aktif sebagai fasilitator, pengawal teknis, serta koordinator agar pengerjaan di lapangan berjalan lancar dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
​Proyek penataan infrastruktur cahaya ini telah dimulai sejak awal April 2026. Dengan estimasi waktu pengerjaan selama 90 hari, pemerintah menargetkan seluruh instalasi sudah rampung dan dapat beroperasi sepenuhnya pada Juni mendatang. Ke depan, Pemkab Jepara berharap sinergi dengan pemerintah pusat ini dapat terus berlanjut guna menjangkau lebih banyak ruas jalan di wilayah-wilayah lain yang masih membutuhkan penerangan, sehingga wajah Jepara di malam hari menjadi lebih terang, indah, dan jauh lebih aman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *