PEMKAB JEPARA GENJOT PEMBANGUNAN SEKOLAH RAKYAT TERPADU DI BUMI PERKEMAHAN PAKIS ADHI

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara terus menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui jalur pendidikan berkualitas. Salah satu proyek paling ambisius yang saat ini tengah dikebut pengerjaannya adalah pembangunan kompleks Sekolah Rakyat Jepara. Kawasan pendidikan terpadu ini berlokasi strategis di area Bumi Perkemahan Pakis Adhi, Desa Suwawal Timur, dan kini telah memasuki tahap krusial dengan target operasional penuh pada tahun ajaran baru mendatang.
​Proyek ini dirancang bukan sekadar sebagai ruang kelas konvensional, melainkan sebagai kawasan boarding school yang komprehensif. Berdiri di atas lahan yang cukup luas yakni 10,2 hektar, Sekolah Rakyat Jepara didesain untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan karakter dan keterampilan siswa secara holistik. Berdasarkan data teknis, pembangunan ini mencakup total 27 gedung yang saat ini tengah dalam tahap pengerjaan intensif.
​Fasilitas pendukung yang disediakan pun sangat memadai, mulai dari asrama siswa yang nyaman, gedung olahraga, ruang pertemuan, tempat ibadah, dapur umum, hingga area ruang terbuka hijau yang luas untuk menunjang aktivitas fisik siswa. Hingga akhir Maret 2026, progres pembangunan fisik secara keseluruhan telah mencapai 26,75 persen, dan tim teknis terus berupaya mempercepat laju pengerjaan agar target waktu dapat terpenuhi.
​Sekolah Rakyat Jepara diproyeksikan memiliki kapasitas besar untuk menampung sedikitnya 1.140 siswa. Rincian kapasitas tersebut meliputi 600 siswa jenjang Sekolah Dasar (SD), serta masing-masing 270 siswa untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Penjabat (Pj) Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menegaskan bahwa sekolah ini merupakan instrumen strategis Pemkab untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Oleh karena itu, kriteria utama siswa yang berhak menempuh pendidikan di sini adalah mereka yang berasal dari keluarga dengan kategori Desil 1 (sangat miskin) dan Desil 2 (miskin).
​Sebagai langkah awal, kegiatan belajar mengajar bagi angkatan pertama yang terdiri dari sekitar 60 siswa jenjang SD sudah mulai berjalan sejak saat ini. Mengingat pembangunan gedung utama di Pakis Adhi masih berlangsung, kegiatan akademik sementara waktu dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Pecangaan. Pemkab Jepara berharap bahwa dengan kehadiran Sekolah Rakyat Jepara, akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat terjamin sepenuhnya, sehingga mereka mampu meraih masa depan yang lebih baik dan berkontribusi positif bagi kemajuan daerah di masa yang akan datang.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *