KIRAB KERBAU AWALI PESTA LOMBAN DI JEPARA

Kabupaten Jepara kembali menggelar tradisi unik dalam rangka merayakan sepekan setelah Lebaran atau yang dikenal dengan tradisi Syawalan, yakni Pesta Lomban. Rangkaian perayaan ini secara resmi diawali dengan prosesi Kirab Kerbau dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujungbatu menuju Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Kelurahan Jobokuto. Antusiasme masyarakat terlihat sangat luar biasa, dengan ribuan warga memadati sepanjang jalan yang dilalui kirab untuk menyaksikan langsung prosesi budaya ini.
​Bupati Jepara H. Witiarso Utomo (Mas Wiwit) dan Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar (Gus Hajar) bersama jajaran Forkopimda turut hadir menyaksikan langsung penyembelihan kerbau yang menjadi bagian dari rangkaian tradisi. Mas Wiwit menegaskan bahwa penggunaan kerbau bule dalam prosesi ini memiliki makna mendalam, yakni sebagai simbol semangat dan harapan bagi para nelayan agar selalu mendapatkan rezeki yang melimpah dari hasil melaut.
​Tradisi kirab ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata pelestarian budaya yang selaras dengan visi “Jepara MULUS” (Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius). Tahun ini terdapat sentuhan baru dalam prosesi, seperti penggunaan seragam khusus bagi nelayan dan kru kapal, serta penggunaan kapal milik TNI Angkatan Laut, Kapal Menjangan, untuk prosesi pelarungan di laut. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Ali Hidayat, menjelaskan bahwa kerbau bule yang dikirab memiliki berat mencapai 350 kilogram, melambangkan kesiapan dan kesungguhan dalam bersyukur.
​Lebih dari sekadar ritual, Mas Wiwit berkomitmen untuk mengemas Pesta Lomban tahun-tahun mendatang dengan lebih matang dan menarik. Penambahan atraksi air dan manajemen prosesi yang lebih detail diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata, yang pada gilirannya mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Makna utama dari larungan kepala kerbau ini adalah ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas hasil laut yang melimpah serta doa agar seluruh nelayan dan masyarakat Jepara senantiasa diberikan keberkahan, keselamatan, serta kesejahteraan yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *