Kabupaten Jepara bersiap menggelar salah satu agenda kebudayaan paling dinanti, yakni Kirab Buka Luwur, yang akan dilaksanakan pada Kamis (9/4/2026). Perhelatan ini merupakan bagian integral dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-477 Kabupaten Jepara sekaligus memperingati Hari Kartini. Mengambil rute perjalanan dari Pendopo Kartini menuju kompleks Makam Mantingan di Kecamatan Tahunan, kirab ini dipastikan akan menyajikan tontonan budaya yang megah dan penuh makna historis.
Sesuai jadwal, prosesi dimulai pukul 13.00 WIB, diawali dengan penampilan sendratari Ratu Kalinyamat di Pendopo Kartini sebagai pembuka acara. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara, Ali Hidayat, mengungkapkan bahwa kirab tahun ini melibatkan sekitar 1.000 peserta yang terdiri dari jajaran perangkat daerah, camat, kepala puskesmas, hingga keterlibatan aktif masyarakat umum. Yang menarik, jajaran Forkopimda Jepara serta pemeran Ratu Kalinyamat akan menunggang kuda secara langsung dalam barisan kirab, sementara istri dari para pejabat Forkopimda akan diarak menggunakan kereta kuda. Selain itu, elemen masyarakat turut memeriahkan suasana dengan bersepeda menggunakan ontel tua, menciptakan nuansa klasik yang kental.
Tak hanya parade berkuda, kemeriahan kirab akan diiringi oleh pertunjukan drumband secara estafet dari siswa-siswi sekolah menengah. SMP Negeri 2 Jepara dijadwalkan tampil dari Tugu PKK hingga Masjid Krapyak, yang kemudian disambung oleh penampilan dari SMP Negeri 3 Jepara hingga mencapai titik akhir di Mantingan. Sesampainya di lokasi, rombongan akan disambut hangat oleh pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat sebelum melanjutkan prosesi inti, yakni penggantian luwur atau kain penutup makam Sultan Hadlirin dan Ratu Kalinyamat.
Rangkaian acara akan ditutup dengan ibadah salat Asar berjamaah, santunan anak yatim bekerja sama dengan Baznas, serta ramah tamah bagi seluruh peserta kirab. Sebagai bentuk transparansi dan promosi budaya kepada publik yang lebih luas, Kepala Diskominfo Jepara, Budhi Sulistyawan, memastikan seluruh rangkaian kegiatan akan disiarkan secara langsung (live streaming). Menariknya, siaran tersebut akan dilengkapi dengan narasi berbahasa Inggris untuk memfasilitasi tamu internasional yang turut hadir menyaksikan kemegahan tradisi Bumi Kartini ini.
Kirab Buka Luwur tahun ini menjadi magnet utama di antara padatnya agenda Hari Jadi ke-477 Jepara sepanjang April 2026, yang juga mencakup kegiatan sakral lainnya seperti upacara hari jadi, wilujengan nagari, doa lintas agama, pagelaran wayang, pengajian akbar bersama Gus Iqdam, hingga perayaan Dharma Santi Nyepi. Sinergi antara pelestarian tradisi dan sentuhan modernisasi dalam penyelenggaraannya diharapkan mampu memperkuat jati diri Jepara sebagai kota yang menjunjung tinggi akar budaya.
BUPATI, FORKOPIMDA, DAN RATU KALINYAMAT BERKUDA DALAM KIRAB BUKA LUWUR

Tinggalkan Balasan