JEPARA – Semangat gotong royong memancar di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujungbatu pada Jumat (13/3/2026) pagi. Sejak matahari baru saja meninggi, puluhan personel gabungan dari berbagai instansi Pemerintah Kabupaten Jepara sudah bersiaga dengan sapu, penggaruk sampah, hingga kantong plastik besar.
Langkah ini merupakan aksi nyata Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang bersinergi dengan Dinas Perikanan serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) dalam menggelar kerja bakti massal. Fokus utamanya adalah menata kembali wajah TPI Ujungbatu dan kawasan pantai sekitarnya sebagai persiapan menyambut Pesta Lomban, tradisi ikonik masyarakat Bumi Kartini yang akan memuncak pasca Hari Raya Idulfitri.
Komitmen Kebersihan demi Kenyamanan Publik
Kepala DLH Kabupaten Jepara, Rini Patmini, hadir langsung memimpin jalannya aksi bersih-bersih ini. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memastikan fasilitas publik siap menerima ribuan wisatawan dan warga lokal yang akan tumpah ruah saat prosesi pelarungan kepala kerbau nanti.
“Hari ini kami dari DLH bersama Dinas Perikanan selaku pengelola TPI, dan Dinas Pariwisata yang nantinya menjadi panitia penyelenggara Lomban, bahu-membahu membersihkan kawasan ini. Ini adalah langkah awal agar Pesta Lomban berjalan maksimal. Kita ingin masyarakat merasa nyaman karena lokasinya bersih dan tertata,” ujar Rini di sela-sela kesibukan personel di lapangan.
Menangani Sisa Sampah Tradisi Baratan
Tantangan utama dalam kerja bakti kali ini adalah volume sampah yang meningkat drastis. Rini mengungkapkan bahwa pembersihan difokuskan pada titik-titik penumpukan sampah sisa perayaan Baratan yang baru saja usai. Tradisi menyambut bulan suci Ramadan tersebut menyisakan residu yang cukup signifikan di beberapa sudut strategis.
“Kondisi di lapangan memang cukup memprihatinkan karena pasca Baratan, volume sampah sangat melonjak. Namun, kami optimis dengan kerja sama lintas dinas ini, kawasan TPI Ujungbatu akan kembali asri dan siap menyambut pengunjung Pesta Lomban,” tambahnya.
Edukasi dan Tanggung Jawab Bersama
Selain aksi fisik, Rini Patmini juga menyelipkan pesan edukasi bagi seluruh elemen masyarakat. Ia menekankan bahwa keberhasilan sebuah perayaan besar seperti Pesta Lomban tidak hanya diukur dari kemeriahan acaranya, tetapi juga dari kesadaran lingkungan para pengunjungnya.
“Saya mengetuk hati masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan. Ingat, sampah adalah tanggung jawabmu, tanggung jawab kita semua. Mari kita bijak mengelola sampah, jangan membuang sembarangan ke laut atau area pelelangan. Jika lingkungan bersih, acara akan jauh lebih berkesan,” tegasnya menutup pembicaraan.
Melalui persiapan matang dari sisi kebersihan dan infrastruktur ini, Pemerintah Kabupaten Jepara berharap Pesta Lomban 2026 tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga potret kemajuan Jepara dalam mengelola wisata yang bersih, sehat, dan bermartabat.
SINERGI DLH, DINAS PERIKANAN, DAN DISPARBUD BERSIHKAN TPI UJUNGBATU JELANG PESTA LOMBAN

Tinggalkan Balasan