
Ketua DPRD Jepara Hadiri Haflah Akhirissanah, Khotmil Qur’an Bil Ghoib dan Haul ke-27 Pendiri Ponpes Al Huda Wal Hidayah BulunganJepara, 11 Februari 2026 — Ketua DPRD Kabupaten Jepara menghadiri kegiatan Haflah Akhirissanah Khotmil Qur’an Bil Ghoib serta Haul ke-27 Pendiri dan Masyayikh Pondok Pesantren Al Huda Wal Hidayah Bulungan, Pakis Aji, Jepara, pada Rabu (11/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh para ulama, tokoh masyarakat, santri, wali santri, alumni, serta jajaran Forkopimcam dan masyarakat sekitar.Acara ini menjadi momentum istimewa bagi keluarga besar Pondok Pesantren Al Huda Wal Hidayah, tidak hanya sebagai penanda berakhirnya tahun pembelajaran (akhirissanah), tetapi juga sebagai bentuk rasa syukur atas capaian para santri yang telah menyelesaikan Khotmil Qur’an Bil Ghoib.
Di sisi lain, peringatan haul ke-27 pendiri dan masyayikh pondok menjadi ajang mengenang jasa, perjuangan, dan keteladanan para ulama dalam membangun fondasi pendidikan Islam di Kabupaten Jepara.Dalam sambutannya, Ketua DPRD Jepara menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar pondok pesantren atas konsistensinya dalam mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga berakhlakul karimah.
“Pondok pesantren adalah benteng moral dan pusat pendidikan karakter. Dari pesantren lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial. Ini adalah aset besar bagi Kabupaten Jepara,” ujarnya.Beliau juga menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Jepara mendukung penuh keberlangsungan dan penguatan lembaga pendidikan keagamaan, termasuk pondok pesantren, sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas.
Momentum haul, lanjutnya, menjadi pengingat bahwa perjuangan para pendiri pondok pesantren dibangun dengan keikhlasan, kesederhanaan, dan komitmen kuat dalam menyebarkan ilmu agama. Nilai-nilai tersebut perlu terus dirawat dan diwariskan kepada generasi penerus.“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga warisan perjuangan para masyayikh. Semoga semangat keikhlasan dan pengabdian mereka senantiasa menjadi inspirasi dalam membangun Jepara yang religius, harmonis, dan berdaya saing,” tambahnya.Kegiatan berlangsung dengan rangkaian pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh para santri penghafal Al-Qur’an, doa bersama untuk para pendiri dan masyayikh, mauidzah hasanah, serta penyerahan penghargaan kepada santri berprestasi. Suasana haru dan penuh kebersamaan terasa saat doa haul dipanjatkan, memohon keberkahan bagi pondok pesantren dan masyarakat Jepara secara umum.
Pengasuh Pondok Pesantren Al Huda Wal Hidayah dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Ketua DPRD Jepara beserta jajaran yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan memberikan dukungan moral. Ia berharap sinergi antara lembaga legislatif dan pondok pesantren dapat terus terjalin demi kemajuan pendidikan Islam di daerah.Dengan terselenggaranya Haflah Akhirissanah, Khotmil Qur’an Bil Ghoib, dan Haul ke-27 ini, diharapkan Pondok Pesantren Al Huda Wal Hidayah Bulungan semakin kokoh dalam perannya sebagai pusat pendidikan Islam yang melahirkan generasi Qur’ani, berakhlak mulia, serta siap berkontribusi bagi agama, bangsa, dan daerah.-Pamungkas (Staff Ahli Media Ketua DPRD Jepara)


Tinggalkan Balasan