
Jepara, 2026 – Pemerintah Kabupaten Jepara menegaskan arah pembangunan daerah tahun 2026 dengan menitikberatkan pada penguatan infrastruktur, peningkatan ekspor mebel, serta pengembangan sektor agrobisnis unggulan seperti cabai dan buah-buahan.
Bupati Jepara menyampaikan bahwa strategi pembangunan 2026 dirancang untuk memperkuat daya saing daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas jalan, konektivitas antarwilayah, serta infrastruktur pendukung kawasan industri dan sentra produksi.
Penguatan Infrastruktur untuk Daya Saing
Penguatan infrastruktur menjadi prioritas guna mendukung kelancaran distribusi barang dan jasa. Perbaikan jalan penghubung sentra industri mebel, kawasan pertanian, hingga akses menuju pelabuhan dan pusat logistik diharapkan mampu menekan biaya distribusi dan meningkatkan efisiensi produksi.
Selain itu, peningkatan infrastruktur irigasi dan fasilitas penunjang pertanian juga menjadi perhatian untuk mendukung produktivitas petani, khususnya komoditas cabai dan buah.
Peningkatan Ekspor Mebel
Sebagai daerah yang dikenal luas dengan industri ukir dan mebelnya, Jepara terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat mebel unggulan di Indonesia. Pemerintah daerah mendorong pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas produk, inovasi desain, serta memperluas pasar ekspor ke berbagai negara.
Langkah strategis yang dilakukan antara lain pelatihan peningkatan kualitas SDM, fasilitasi sertifikasi produk, serta promosi dagang melalui pameran nasional dan internasional. Dukungan ini diharapkan mampu meningkatkan nilai ekspor mebel Jepara secara signifikan pada 2026.
Pengembangan Agrobisnis Cabai dan Buah
Di sektor pertanian, komoditas cabai dan buah-buahan menjadi andalan baru dalam pengembangan agrobisnis. Pemerintah daerah mendorong pola tanam modern, pemanfaatan teknologi pertanian, serta penguatan akses pasar bagi petani.
Cabai diproyeksikan menjadi komoditas strategis untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga, sementara pengembangan buah-buahan lokal diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pasar regional maupun nasional.
Melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, potensi daerah Jepara tahun 2026 diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat posisi Jepara sebagai daerah yang kompetitif di tingkat nasional maupun global.

Tinggalkan Balasan